Tidak semua mobil dilengkapi dengan indikator tekanan angin ban mobil. Jadi kita tidak selalu tahu, berapa persisnya tekanan angin ban mobil kita.
Beberapa hari yang lalu, saat mengisi bensin di Shell TB Simatupang, saya tertarik untuk dibantu petugas Shell memeriksa tekanan angin keempat ban mobil saya. Standar pabrik yang tercantum di dekat seat belt pengemudi adalah 220 kPa. Atau sama dengan 2.20 bar. Ternyata, ban kiri belakang saya tekanannya hanya sekitar 1 bar! Setelah mengisi bensin full tank, saya berniat untuk memeriksa tekanan ban kembali saat pengisian bensin berikutnya.
Karena tadi pagi indikator bensin sudah dua bar (yang ini bar yang lain, tidak ada hubungannya dengan pengukuran tekanan, tapi bar yang artinya "batang"; jika bensinnya full tank, indikatornya menunjukkan 8 bar). Kali ini di Shell Alternatif Cibubur. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tekanan angin ban bervariasi antara 2.10 dan 2.00. Saat ini saya sudah lupa ban yang mana yang 2.10 dan yang mana yang 2.00 tapi saat isi bensin berikutnya nanti saya tertarik untuk pay attention juga tentang hal ini untuk mengidentifikasi apakah ada pola yang bisa dipelajari. Dugaan saya sih yang 2.00 itu yang ban sebelah kanan, terutama kanan depan, karena saya biasa nyetir sendirian. Menarik untuk mempelajari apa yang akan terjadi saat pengisian bensin berikutnya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar