Sabtu, 12 September 2015

Brigham vs. Ross

DR. Yohanes sangat piawai, tidak hanya di bidang kenotariatan, tapi juga di bidang perilaku organisasi, dan juga manajemen keuangan. Yang saya suka juga, agility beliau sehingga ketika DR. Dion sedang terjebak kabut asap di Pontianak - asap tebel yang tidak acceptable - Pak Yohanes bisa segera meluncur mengisi kelas yang kosong. Mengingatkan saya pada Henry van Nguyen, seorang manajer IT yang saya 'tembak' untuk mengisi sebuah sesi untuk manajer on the spot padahal di sesi itu sebenarnya dia diundang sebagai participant. 

Kemaren beliau mengupas soal future values, net present values, internal rate of return, lengkap juga dengan annuity-nya. Buku yang dijadikan referens adalah buku dari Ross dan Westerfield, terutama di bagian mathematical tables-nya. Sampai-sampai, di sela-sela break, saya dan Pak Dani berkolaborasi untuk men-scan tabel-tabel tersebut.

Masih terkesan dengan buku dari Ross, saya coba download buku tersebut dan berhasil! Begitu senangnya hati saya! Dan ketika ada masalah yang terkait dengan cost of capital dan WACC, saya manfaatkan buku Ross, dan hasilnya, mentok!

Well, untuk masalah-masalah tadi, buku referens yang tepat adalah buku dari Brigham. Ini mengingatkan saya untuk menyadari bahwa best practice itu lihat-lihat dulu masalahnya apa. Sekaligus, mengingatkan saya juga supaya open-mindedness ini tetap dipelihara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar